Dari Tradisi ke Promosi Budaya, Wagub Ingkong Ala Dorong Sumpit Go Nasional

  • citakaltara.2020
  • Sabtu, 03 Oktober 2026 18:56
  • 92 Lihat
  • Info Kaltara

BULUNGAN - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., mendorong olahraga tradisional sumpit terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kaltara ke tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Ingkong saat menghadiri sekaligus membuka Lomba Menyumpit Open se-Kaltara dan Berau dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Desa Tengkapak di Balai Adat Desa Tengkapak, Sabtu (3/10).

Pembukaan lomba ditandai dengan pelepasan anak sumpit (dami) ke sasaran oleh Wagub Ingkong. Ia juga turut ambil bagian dalam sesi ekshibisi menyumpit bersama jajaran tamu undangan.

Lomba tersebut diinisiasi Enggang Sumpit Club Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tengkapak. Kegiatan diikuti komunitas pegiat sumpit dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung, Kota Tarakan, serta Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Ingkong mengapresiasi kolaborasi penyelenggara dan para pegiat sumpit yang terus menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda.

“Di era modern, kita transformasikan sumpit tidak hanya menjadi lomba tradisional dan prestasi, tetapi juga menjadi alat pemersatu dan media strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Utara kepada Indonesia, bahkan kepada dunia,” tegas Ingkong.

Selaku Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kaltara, Ingkong turut mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, keterlibatan peserta lintas wilayah menunjukkan bahwa kebudayaan dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antargenerasi.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara terus mendukung kegiatan yang mendorong pelestarian nilai-nilai luhur kebudayaan. Pelestarian tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Ingkong berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama perlombaan. Ia juga meminta panitia dan dewan juri memastikan pertandingan berlangsung secara profesional, adil, dan transparan.

Melalui kegiatan tersebut, olahraga tradisional sumpit diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari budaya masyarakat Kaltara sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas. (dkisp)

Komentar

0 Komentar